Minggu, 31 Maret 2013

PERKEMBANGAN DAN KLASIFIKASI AKUNTANSI INTERNASIONAL


Perkembangan
Factor-faktor yang mempengaruhi perkembangan akuntansi :
  •      Sumber Pendanaan

     Negara yang memiliki pasar ekuitas yang kuat seperti Amerika dan Inggris, berfokus pada profitabilitas dan dirancang untuk membantu investor menganalisis arus kas masa depan dan risiko terkait, sedangkan system berbasis kredit, memiliki focus atas perlindungan kreditor melalui pengukuran akuntansi yang konservatif, contohnya Negara Jepan dan Swiss.
  •      Sumber Hukum
Dunia barat memiliki dua orientasi dasar, yakni hukum kode (sipil) dan hukum umum (kasus). Di Negara-negara hukum kode, aturan akuntansi digabungkan dalam hukum nasional dan cenderung sangat lengkap dan mencangkup banyak prosedur. Sedangkan hukum umum berkembang atas dasar kasus per kasus tanpa adanya usaha untuk mencakup seluruh kasus dalam kode yang lengkap dan aturan akuntansi menjadi lebih adaptif dan inovatif karena ditetapkan oleh organisasi professional sector swasta.
  •      Perpajakan

Di Negara Jerman dan Swedia, peraturan pajak secar efektif menentukan standar akuntansu karena perusahaan harus mencatat pendapatan dan beban dalam akun untuk diklaim untuk keperluan pajak. Sedangkan di Negara Belanda berbeda, laba kena pajak pada dasarnya adalh laba akuntansi keuangan yang disesuaikan terhadap perbedaan-perbedaan dengan hukum pajak.
  • Politik dan Ekonomi

Banyak Negara berkembang menggunakan system akuntansi ayng dikembangkan ditemapt lain, entah karena dipaksa (seperti India) atau karena pilihan sendiri (seperti negara0negara Eropa Timur).
  • Inflasi

Inflasi menyebabkan distorsi terhadap akuntansi biaya historis dan mempengaruhi kecenderungan (tendensi) suatu Negara untuk menerapkan perubahan harga terhadap akun-akun perusahaan.
  •       Tingkat Perkembangan Ekonomi

Factor ini mempengaruhi jenis transaksi usaha yang dilaksanakan dalam suatu perekonomian dan menentukan manakah yang paling utama. Masalah akuntansi seperti penilaian aktiva tetap dan pencatatan depresiasi yang sangat relevan dalam sector manufaktur menjadi semakin kurang penting.
  • Tingkat Pendidikan

Standar dan praktik akuntansi yang sangat rumit akan menjadi tidak berguna jika disalahartikan dan disalahgunakan. Pengungkapan mengenai risiko efek derivatif tidak akan informatif kecuali jika dibaca oleh pihak yang berkompeten.
  •  Budaya

Budaya berarti nilai-nilai dan perilaku yang dibagi oleh suatu masyarakat. Variable budaya mendasari pengaturan kelembagaan disuatu Negara.

Klasifikasi
Klasifikasi akuntansi internasional dapat dilakukan dalam dua cara, yaitu dengan pertimbangan dan secara empiris. Klasifikasi dengan pertimbangan bergantung pada pengetahuan, intuisi, dan pengalaman. Klasifikasi secara empiris menggunakan metode statistic untuk mengumpulkan basis data prinsip dan praktik akuntansi seluruh dunia.


sumber :

kk.mercubuana.ac.id/files/ 32026-2-598397806096.doc


Tidak ada komentar: